Sinopsis HOTARU BI NO MORI E

Kamis, Juli 25, 2013


Film ini menceritakan kisah tentang pertemanan anak manusia dengan mahkluk halus yang berada dihutan dewa gunung. Cerita ini berawal dari hotaru gadis kecil yang sedang liburan musim panas dirumah pamannya yang tersesat dihutan. Kemanapun dia berlari dia tak pernah menemukan jalan pulang. Pada saat dia mulai kelelahan datanglah sosok manusia dari balik pohon yang bernama GIN. “Hi, Cubby” panggil Gin dari balik pohon, hotaru pun melihat kearah sana sini dan terlihatlah GIN dari balik pohon. “Kenapa kau menangis” Tanya GIN, Hotaru berteriak “ada orang!aku selamat” dan berlari untuk memeluk GIN, GIN menghindar dan hotaru pun jatuh tersungkur. Gin bertanya kepada hotaru apakah dia anak manusia, karena apabila tubuh GIN disentuh oleh manusia maka dia akan menghilang karena dia adalah mahluk halus yang menghuni hutan itu. Hotaru yang masih penasaran mencoba berkali-kali untuk menyentuh GIN tapi gagal karena GIN memukul kepala Hotaru dengan kayu. Gin menjelaskan dia akan lenyap jika manusia menyentuhnya. Akhirnya hotaru diantar oleh GIN kembali ke jalan pulang. Hotaru berjanji akan kembali lagi keesokan harinya. Hotaru pun berlari pulang dan bertemu pamannya yang sedang mencarinya. Keesokan harinya hotaru kembali dengan membawa es. Gin menunggu di tempat biasa, tak pernah jera hotaru tetap berlari ingin menyentuh GIN. Akhirnya mereka berdua berjalan,makan bersama dan waktu perjalanan banyak sekali teman2 Gin yang memperingatkan agar Hotaru tidak menyentuhnya. Gin pun menyampaikan jangan menghawatirkannya kepada teman2nya. Hotaru menanyakan mengapa Gin selalu pakai topeng, Gin menjawab karena apabila dia tidak memakai topeng dia tidak terlihat seperti mahkluk halus. Hari demi hari mereka selalu bermain bersama. Liburan musim panas pun sudah selesai, hotaru bilang pada GIN kalau dia tidak akan bertemu lagi, kemudian GIN berkata “Apa tahun depan kau akan kesini” hotaru menjawab “iya”. Itulah alas an mengapa setiap liburan musim panas hotaru selalu pergi liburankerumah pamannya. Musim panas tahun berikutnya hotaru datang dan sesuai janji Gin menunggu di tempat biasanya. Setiap hari mereka bermain2 bersama-sama. 

Tahun berikutnya,dan berikutnya sama seperti sebelumnya hingga akhirnya hotaru sudah mulai memasuki SMP, disitu dia sadar kalau hotaru usianya semakin bertambah sedangkan GIN tetap sama seperti pertama kali bertemu. Hingga akhirnya hotaru memasuki SMA dan mulai menyukai GIN. Musim dingin hotaru selalu memikirkan GIN begitu pula GIN yang selalu menunggu hotaru di tempat biasanya meski turun salju. Musim panas telah tiba, ini adalah hari dimana yang selalu di tunggu-tunggu oleh hotaru. Hotaru pergi kerumah pamannya seperti biasanya dan menunjukkan seragam barunya kepada GIN. “Waktu berjalan dengan cepat, yah!” GIN bertanya kepada hotaru, “Iya” jawab hotaru. Mereka duduk berdua didanau dan berbincang mengapa hotaru tidak berlari-lari lagi saat bertemu Gin, hotaru pun menjelaskan karena dia sudah hafal denganpukulan GIN pada saat dia mau mengejar GIN dan hotaru ingin setelah sekolah dia akan bekerja di tempat pamannya agas setiap musim bisa bertemu dengan GIN. Gin akhirnya menceritakan tentang dirinya kalau dia bukan mahkluk halus tapi juga bukan manusia, karena pada saat dia  lahir dia dibuang ibunya di hutan dan menangis tanpa harapan. Para mahluk halus hutan mengatakan bahwa GIN tak pernah berhenti menangis dan mungkin pada saat itu dia seharusnya mati tapi dewa gunung memberikan kehidupan kepada GIN sehingga GIN bisa hidup dihutan itu dengan syarat GIN tidak boleh menyentuh manusia dan pergi meninggalkan hutan. Keesokkan harinya pada saat memancing ikan, GIN menawari Hotaru apakah dia mau ikut untuk pergi bersama GIN ke acara perayaan musim panas yang diacarakan oleh mahkluk halus. Sebenarnya GIN sudah lama ingin mengajak hotaru tapi dia memikirkan kalau nanti hotaru akan takut. Hotaru dengan semangatnya berkata ikut, GIN menyuruh hotaru agar tengah malam nanti dia menyelinap keluar untuk mengikuti acara tersebut bersamanya. Malam sudah tiba, mereka bertemu dan menghadiri perayaan para mahkluk halus. Hotaru tidak takut karena semua yang dilakukan sama mahkluk halus sama seperti manusia jadi tidak ada bedanya dengan perayaan yang dilakukan oleh manusia. Mereka mengikuti acara dengan senang dan gembira.
Pada saat mereka berjalan berdua, GIN berkata “Aku tidak bisa menunggu untuk musim panas lagi”,Gin berkata seperti itu karena dia tidak bisa berhenti untuk ingin bertemu dengan hotaru. Hotaru yang ingin memegang tangan GIN tidak sampai karena takut Gin akan menghilang. GIN memberikan topengnya dan memasangkan diwajah Hotaru kemudian Mencium Hotaru. “Topeng itu, ambilah”sahut Gin. Sambil berjalan Hotaru selalu memikirkan perkataan GIN bahwa hari ini akan menjadi akhir dari mereka berdua. Tiba2 ada anak kecil berlarian dan ketika salah satu adri mereka akan terjatuh, GIN menangkap anak itu. Tangan GIN mulai akan menghilang dan hotaru menyadari kalau anak yang ditolong tadi ternyata anak manusia. Hotaru bingung, Gin menyuruh hotaru untuk memeluknya, hotaru berlari dan memeluk erat GIN hingga GIN akhirnya menghilang. 
Tangisan hotaru tak terbendung lagi, dia mengambil topeng dari Gin dan memeluknya. Teman2 GIN berterima kasih pada Hotaru karena pada akhirnya Gin bisa dipeluk oleh manusia meski teman2nya tidak rela kehilangan GIN. Hotaru pulang dengan topeng yang dibawanya dan akan selalu mengingat kegembiraan bersama GIN selama tiap musim panas yang akan selalu hidup dalam hatinya. END

You Might Also Like

0 komentar