Rabu, Mei 01, 2013
Selamat siang…..
Sekarang saya ingin membahas tentang apa itu kuda
lumping?
Kuda lumping adalah tarian tradisional dari jawa
timur, tarian tersebut bersifat mistis. Jadi para penari tersebut sudah di isi
oleh roh halus dengan kata lain seperti kesurupan. Namanya pun bermacam-macam,
seperti Jaranan, Kepangan sedangkan kalau reog itu berasal dari kota ponorogo
kalau itu bentuknya tidak lagi seperti kuda tetapi seperti singa dan cara
penggunaannya pun tidak dinaikin melainkan digigit dengan menggunakan gigi. Tapi
reog ponorogo memang selalu di damping dengan kuda lumping. Inilah kesenian
asli budaya Indonesia yang pernah di akui oleh Negara tetangga.
Saya baru menyadari bahwa kesenian kuda lumping ini
sungguh menarik perhatian. Pada awalnya saya tidak pernah mau lihat acara
seperti itu sejak semasa Sekolah Dasar. Tetapi kemarin saya baru tahu begitu
uniknya kesenian tersebut. Bayangkan saja dijaman modern ini kita bisa melihat
orang kerasukkan menari – nari sesuai irama music yang dimainkan. Music tersebut
juga tradisional yang hanya menggunakan Gendang , Angklung dan Sinden
(penyanyinya). Gaya pemain kuda lumping tersebut juga mengikuti nada gendang
yang ditabuh, bahkan pada saat sinden menyanyikan lagu yang ada berbunyi tidur
mereka (para pemain) juga langsung bergeletakkan (pas banget kalo ada acara
opera hehe) terus saat penyanyinya memulai lagunya mereka semua bangun dan
melanjutkan tarian mereka. Setelah lagu yang dinyanyikan selesai tiba saatnya
Gendang yang ditabuh semakin lama semakin berirama cepat dan para penaripun
mengikuti kecepatan irama tersebut. Apabila ada seseorang yang bersuit ato
bersiul dengan keras, mereka pun lari mengejar orang yang bersuit tersebut
untuk dilemparin, dicambuk atau dipukul dengan benda apa yang mereka bawa. Mereka
(penari) mungkin dengan mendengarkan siulan tersebut membuat mereka marah. Tapi
bagi masyarakat itulah sensasinya.
Mungkin hanya itu saja yang bisa saya sampaikan,
sampai jumpa nanti lagi hehe…

0 komentar